Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Studi Mahasiswa

Pelaksanaan Moniev secara online
MONITORING DAN EVALUASI PENYUSUNAN PROPOSAL DISERTASI
Kunci keberhasilan sistem penjaminan mutu adalah dilaksanakannya siklus PPEPP secara konsisten dan kontinu. PPEPP merupakan singkatan dari Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Perbaikan, dan Peningkatan. Siklus ini harus dipastikan pelaksanaannya agar standar yang telah ditetapkan dapat diimplementasikan dan diukur tingkat kerbehasilannya. Inilah yang coba dilakukan oleh Prodi S3 Ilmu Syariah secara konsisten, sebagaimana kegiatan yang diaksanakan pada hari ini, yaitu Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Studi Mahasiswa. Kegiatan ini merupakan upaya Prodi melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan studi mahasiswa S3 Ilmu Syariah, sehingga progress studi mahasiswa di setiap angkatan dapat terpantau tingkat pencapaiannya serta dapat dievaluasi hambatan dan tantangan yang dihadapi.
Pada hari ini, Selasa, tanggal 8 Februari 2022, mulai pukul 15.30 - 17.00, secara online Prodi S3 Ilmu Syariah mengumpulkan mahasiswa semester 4 untuk mendapatkan laporan perkembangan studi mereka. Sasaran monitoring dan evaluasi kali ini adalah Pelaksanaan Ujian Komprehensif dan Kesiapan Proposal Disertasi untuk diujikan. Sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, yaitu kurikulum Prodi S3 Ilmu Syariah Tahun 2020, bahwa pada Akhir semester 3, mahasiswa harus sudah melaksanakan ujian komprehensif, dan di awal semester 4 mereka harus sudah menyiapkan proposal disertasi yang siap didaftarkan dalam Ujian proposal.
Kaprodi S3 Ilmu Syariah, Dr. Ali Sodiqin, M.Ag, memberi kesempatan kepada setiap mahasiswa untuk menyampaikan progress studinya satu persatu. Ada dua hal yang harus mereka sampaikan, yaitu pelaksanaan ujian komprehensif dan kesiapan proposal disertasi. Berdasarkan hasil monitoring dapat disampaikan bahwa; pertama, semua mahasiswa semester 4 sudah mendaftar ujian komprehensif. Dari 5 orang mahasiswa angkatan ke 2 ini, 4 orang sudah dinyatakan lulus ujian komprehensif dan 1 orang Sedang dalam proses ujian. Kedua, semua mahasiswa semester 4 sudah menyiapkan proposal disertasi yang siap diujikan. Semua proposal disertasi tersebut sudah dipresentasikan dan didiskusikan dalam matakuliah Seminar Proposal Disertasi pada semester 3 kemarin. Beberapa dari mereka masih perlu melengkapi referensi dan juga menemukan teori yang tepat dan relevan dengan fokus kajian. Ketika Kaprodi menanyakan kapan mereka siap untuk mendaftar ujian proposal disertasi, para mahasiswa sepakat untuk mendaftar ujian proposal pada Akhir bulan Februari atau awal bulan Maret 2022.
Disamping melakukan monitoring, Kaprodi bersama para mahasiswa melakukan evaluasi terhadap progress studi mahasiswa, khususnya terkait dengan pelaksanaan ujian komprehensif dan penyusunan proposal disertasi. Evaluasi terhadap pelaksanaan ujian komprehensif terkait dengan jadwal pendaftaran ujian komprehensif yang bersamaan dengan masa input KRS mahasiswa program sarjana. Kondisi ini menyebabkan sistem administrasi akademik (SIA) UIN Sunan Kalijaga mengalami pelambatan dan crowded. Untuk mengakses akun SIA, sebagai prosedur untuk pendaftaran online ujian komprehensif, mahasiswa baru dapat melakukannya di malam hari. Bahkan ada beberapa akun SIA mahasiswa yang harus mendapat perlakuan khusus dari PTIPD, sehingga baru dapat mendaftar Ujian komprehensif secara online.
Dalam hal penyusunan proposal disertasi juga dilakukan evaluasi, terutama kekurangan referensi dan penetapan fokus kajian. Kaprodi menyarankan mahasiswa untuk mengakses artikel dari jurnal-jurnal yang menggunakan sistem OJS (open journal system), terutama jurnal internasional bereputasi maupun jurnal nasional terakreditasi. Guna penetapan fokus kajian, Kaprodi menyarankan mahasiswa untuk melakukan literature review terhadap berbagai hasil penelitian yang memiliki tema yang sama, sehingga mahasiswa dapat menentukan positioning penelitain disertasinya serta konribusi akademik yang akan dihasilkan.
Di Akhir sesi Kaprodi S3 Ilmu Syariah mengingatkan kepada mahasiswa untuk menyiapkan artikel yang akan disubmit ke jurnal internasional maupun jurnal nasional terkareditasi Sinta 2, sebagai syarat untuk mendaftar ujian promosi doktor. Mengingat proses publikasi jurnal memakan waktu yang lama, maka Kaprodi menyarankan agar sejak Sekarang mahasiswa sudah mensubmitnya. Untuk kelancaran penulisan dan pembimbingan disertasi, Kaprodi juga meminta kepada mahasiswa untuk memilih calon Promotor dan co-Promotor yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang kajian penelitian disertasinya.