Survey Kepuasan Mahasiswa Gasal TA 2021/2022

Grafik Survey kepuasan mahasiswa
SURVEY KEPUASAN MAHASISWA SEMESTER GASAL T.A 2021/2022
Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan pengukuran indeks kepuasan layanan pengguna secara berkala setiap semester. Para pengguna terdiri dari pengguna internal dan eksternal. Pihak pengguna internal terdiri dari Dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa, sedangkan pihak pengguna eksternal terdiri dari: alumni, mitra kerjasama, dan pihak-pihak lain yang menggunakan pelayanan yang dilakukan oleh UIN Sunan Kalijaga.
Pelaksanaan survei kepuasan mahasiswa dilakukan secara berkala, serta datanya terekam secara komprehensif. Survei kepuasan mahasiswa terhadap layanan dilakukan setiap akhir semester berjalan dan dilaksanakan secara online. Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan diukur dari lima dimensi yaitu Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy.
Di setiap akhir semester mahasiswa diwajibkan mengisi survey kepuasan layanan dengan cara mengisi sejumlah pertanyaan dengan pilihan jawaban yang sudah tersedia. Bentuk pilihan jawaban pertanyaan pada survei kepuasan ini menggunakan skala Likert dengan kuesioner bersifat kualitatif untuk mencerminkan tingkat kualitas pelayanan. Tingkat kualitas pelayanan di mulai dari sangat baik/puas sampai dengan tidak baik/puas. Untuk pertanyaan tertutup menggunakan skala likert terdiri dari pilihan 4 pilihan jawaban yaitu 1 = Tidak Puas, 2 = Cukup Puas, 3 = Puas, 4 = Sangat Puas.
Pengukuran indeks kepuasan civitas akademika mengacu kepada Pedoman Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kepmen PAN No.25 Tahun 2004. Nilai IKM dihitung dengan menggunakan nilai rata-rata tertimbang masing-masing unsur pelayanan, dimana masing - masing unsur pelayanan memiliki penimbang yang sama dengan rumusbobot nilai rata-rata tertimbang = jumlah bobot dibagi dengan jumlah unsur. Untuk memperolah nilai IKM digunakan rumus: IKM = total nilai persepsi per unsur dibagi dengan total unsur yang terisi dikali dengan nilai penimbang.
Berdasarkan hasil pengukuran survey kepuasan mahasiswa Prodi S3 Ilmu Syariah pada semester gasal Tahun Akademik 2021/2022 terhadap 5 aspek dapat dijelaskan sebagai berikut:
Aspek Keandalan (Reliability):yaitu dimensi mengenai kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan baik, akurat dan konsisten. Aspek ini terdiri dari 10 indikator. Indeks kepuasan mengalami peningkatan, dari periode semester genap TA 2020/2021 sebesar 92,71 menjadi 93,22 pada periode semester gasal TA 2021/2022.
Aspek Daya Tanggap (Responsiveness), yaitu dimensi mengenai kemauan dalam memberikan tanggapan pelayanan dengan cepat dan tanggap. Aspek ini terdiri dari 10 indikator.Indeks kepuasanmengalami penurunan, dariperiode semester genap TA 2020/2021 sebesar 91,98menjadi 91,39 pada periode semester gasal TA 2021/2022.
Aspek Empathy, yaitu dimensi mengenai kemampuan untuk berkomunikasi dan usaha organisasi untuk memahami keinginan dan kebutuhan pelangganya. Aspek ini terdiri dari 4 indikator.Indeks kepuasan mengalami penurunan, dari periode semester genap TA 2020/2021 sebesar 91,89 menjadi 90,28 pada periode semester gasal TA 2021/2022.
Aspek Kepastian (Assurance), yaitu dimensi mengenai kemampuan atas pengetahuan, kualitas keramahtamahan, perhatian dan sikap. Aspek ini terdiri dari 5 indikator.Indeks kepuasanmengalami peningkatan, dari periode semester genap TA 2020/2021 sebesar 90,63 menjadi 90,97 pada periode semester gasal TA 2021/2022.
Aspek Bukti Fisik (Tangible), yaitu dimensi yang tampak, misalnya fasilitas fisik, sarana prasarana, perlengkapan, penampilan pegawai dan dosen. Aspek ini terdiri dari 21 indikator.Indeks kepuasan mengalami peningkatan, dari periode semester genap TA 2020/2021 sebesar 87,3 menjadi 89,68 pada periode semester gasal TA 2021/2022.
Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa aspek yang mengalami peningkatan indeks kepuasan adalah: aspek keandalan (reliability) sebesar 0,51 poin, aspek kepastian (assurance) sebesar 0,34 poin, dan aspek bukti fisik (tangible) sebesar 2,38 poin. Sedangkan aspek yang mengalami penurunan indeks kepuasan adalah: aspek daya tanggap (responsiveness) sebesar 0,59 poin, dan aspek empati sebesar 1,61 poin.
Berdasarkan laporan rutin per butir pertanyaan, diperoleh informasi bahwa indikator yang memiliki nilai indeks kepuasan yang paling tinggi adalah: a) Kemampuan dosen dalam menyampaikan materi perkuliahan, b). Respon dosen pengampu terhadap pemberian umpan balik proses pembelajaran dan c). Ketersediaan media informasi khusus mahasiswa difabel.
Layanan terhadap mahasiswa yang harus ditingkatkan yaitu a). Kesesuaian antara biaya yang dibayarkan di UKT/SPP dengan fasilitas yang didapatkan, b). Kecukupan luasan tempat parkir bila dibanding dengan jumlah kendaraan dan c). Kemudahan mendapatkan layanan bimbingan konseling.
Upaya yang dapat dilakukan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam meningkatkan layanan terhadap mahasiswa melalui memberikan keringan UKT pada mahasiswa, segera membangun kampus IV di Pajangan Bantul serta memaksimalkan peran dosen penasihat akademik dan mensosialisasikan unit-unit bimbingan konseling kepada mahasiswa