Tindak Lanjut Kerjasama dengan IAI Tasikmalaya

TINDAKLANJUT KERJASAMA PRODI S3 ILMU SYARI'AH DENGAN IAI TASIKMALAYA

Bulan Maret yang lalu, tepatnya pada hari Selasa tanggal 7 Maret 2023, Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menandatangani kerjasama dengan Institut Agama Islam (IAI) Tasikmalaya. Kerjasama tersebut meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerjasama tersebut, diharapkan muncul kegiatan yang sifatnya kolaboratif dan menguntungkan kedua lembaga bagi peningkatan mutu tri dharma Perguruan Tinggi. Menindaklanjuti nota kerjasama tersebut, maka pada Hari Senin, tanggal 13 Nopember 2023, Ketua Prodi S3 Ilmu Syari’ah Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Ali Sodiqin, M.Ag, melakukan kunjungan balasan ke IAI Tasikmalaya. Maksud kedatangan Kaprodi adalah merealisasikan kerjasama antara kedua lembaga, khususnya dalam pembukaan kelas program doktor di Prodi S3 Ilmu Syari’ah.

Bertempat di Ruang Rektor IAI Tasikmalaya, pembicaraan tentang realisasi kerjasama pun dimatangkan. Hadir dalam pertemuan tersebut adalah: Rektor IAI Tasikmalaya, Dr. Abdul Haris, M.Pd, Wakil Rektor 1, Direktur Pascasarjana, Dr. Dedi Ratno, M.Ag, Dekan Fakultas Syari’ah, Dr. Muhammad Hamim, Kaprodi Magister PAI, Dr. Rifyal Luthfi MR, M.PdI, serta para dosen. Dalam pertemuan tersebut Rektor menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, terutama Dosen IAI Tasikmalaya dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk studi lanjut program doctoral. Program Doktor yang dipilih adalah Prodi S3 Ilmu Syari’ah. Hal ini didasarkan pada beberapa pertimbangan, pertama, sudah terjalin MoU antara IAI Tasikmalaya dengan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga, kedua, Prodi S3 Ilmu Syari’ah UIN Sunan Kalijaga memiliki kualitas mutu akademik yang tinggi karena didukung dengan staf pengajar yang memiliki rekognisi nasional dan internasional. Ketiga, dosen yang berminat studi doctoral berasal dari Fakultas Syari’ah, sehingga sesuai dengan rumpun ilmu di Prodi S3 Ilmu Syari’ah.

Menanggapi pernyataan Rektor tersebut, Kaprodi S3 Ilmu Syari’ah, Prof. Dr. Ali Sodiqin, M.Ag menyampaikan rasa terimakasih atas apresiasi dan atensi pimpinan dan dosen IAI Tasikmalaya. Kaprodi menyambut baik keinginan tersebut dan siap merealisasikannya pada semester depan, dengan membentuk kelas kerjasama. Pihak IAI Tasikmalaya sudah mendata setidaknya ada lima orang dosen yang siap mendaftar di Prodi S3 Ilmu Syari’ah. Jumlah ini mungkin akan bertambah, karena pihak IAI Tasikmalaya akan menyampaikan informasi pembukaan kelas doctoral tersebut kepada para lawyer, hakim, dan peminat Ilmu Sari’ah untuk bergabung dengan kelas kerjasama tersebut. Kaprodi juga menyampaikan persyaratan pendaftaran Program Doktor di UIN Sunan Kalijaga, sehingga para calon pendaftar dapat menyiapkan berkas pendaftarannya mulai sekarang. Disamping itu, Kaprodi juga menjelaskan tentang gambaran sistem perkuliahan, pedoman akademik, hingga rincian biaya yang diperlukan dalam perkuliahan di Prodi S3 Ilmu Syari’ah.

Pertemuan diakhiri dengan tanya jawab santai antara calon pendaftar dengan Kaprodi S3 Ilmu Syari’ah dan pimpinan IAI Tasikmalaya.