Penyusunan Rencana Kerja Berbasis Base-Line

Ketua Prodi Doktor Ilmu Syari'ah memaparkan Kegiatan Prodi Tahun 2023
MENYUSUN RENCANA KERJA BERBASIS BASE-LINE
Prinsip umum yang digunakan dalam penyusunan rencana kerja sebuah organisasi atau lembaga adalah berdasarkan siklus PDCA, yakni Plan, Do, Check, and Act atau Adjust. Plan adalah tahapan perencanaan dari tujuan dan pelaksanaan. Do adalah tahapan implementasi dari rencana yang telah dibuat, sedangkan Check : tahapan pemeriksaan apakah pelaksanaan implementasi sesuai rencana dan luarannya sesuai dengan tujuan. Terakhir adalah Act atau Adjust, yaitu tindak lanjut berupa koreksi, penyesuaian, atau peningkatan yang perlu dilakukan atas hasil tahapan Check. Koreksi, penyesuaian, atau peningkatan tersebut haruslah diakomodasi dalam tahapan perencanaan untuk siklus PDCA selanjutnya.
Prinsip ini diterjemahkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dalam sistem penjaminan mutu dengan konsep PPEPP, yakni: Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan.Siklus PPEPP ini haruslah tercermin dalam mekanisme Sistem Penjaminan Mutu Internal pada tiap perguruan tinggi, termasuk termaktub dalam butir penjaminan mutu yang terdapat pada instrumen Akreditasi Program Studi maupun Akreditasi Perguruan Tinggi.
Penetapan adalah kegiatan penetapan standar untuk standar-standar yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi.Pelaksanaan adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka pemenuhan standar.Evaluasi adalah kegiatan membandingkan antara luaran pelaksanaan dengan standar.Pengendalian adalah kegiatan analisis penyebab ketidaktercapaian dan/atau penyimpangan pelaksanaan atas standar untuk dilakukan tindakan koreksi/perbaikan.Peningkatan adalah kegiatan perbaikan standar agar lebih tinggi dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan.
Siklus PPEPP inilah yang menjadi dasar penyusunan rencana kerja Program Studi Doktor (S3) Ilmu Syari’ah. Setiap akhir semester, Prodi melaksanakan evaluasi perkuliahan bersama pimpinan, para dosen, tendik, untuk melakukan checking terhadap kinerja selama satu semester. Hasil evaluasi ini kemudian dijadikan sebagai untuk melakukan tahap selanjutnya, yaitu pengendalian dan peningkatan.
Hasil evaluasi semester gasal Tahun Akademik 2022-2023, terdapat beberapa catatan dari hasil rapat, yaitu: pertama, dari aspek perkuliahan yang berkaitan dengan kualitas mahasiswa. Beberapa evaluasi yang dirumuskan adalah: (1) Perlunya peningkatan ketrampilan meneliti dan menulis bagi mahasiswa; (2) diterapkannya seleksi yang ketat dalam penerimaan mahasiswa baru; (3) melakukan kegiatan graduate forum bagi mahasiswa sebelum ujian; (4) perlunya aturan yang jelas tentang perkuliahan online; (5) menyusun ketentuan bagi kelulusan mahasiswa, dengan memberikan pilihan antara ujian promosi atau menulis artikel di jurnal internasional bereputasi.
Kedua, dalam aspek pengembangan akademik Prodi, hasil rapat menemukan beberapa hal penting, yaitu:(1) pentingnya mendatangkan expert dan tokoh nasional sebagai dosen atau narasumber; (2) melakukan kerjasama dengan universitas luar negeri dalam pengembangan Ilmu Syari’ah; (3) perlunya penguatan anggaran bagi Prodi untuk menuju Prodi S3 Ilmu Syari’ah sebagai center of excellence.
Hasil evaluasi tersebut dijadikan base-line untuk menentukan posisi Prodi S3 Ilmu Syari’ah di lingkungan internal (di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan di lingkungan eksternal (dalam lingkup local -Yogyakarta dan nasional – dalam lingkup PTKI maupun PTU). Oleh karena itu, Prodi menetapkan rencana kerja Tahun 2023 berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, sehingga kegiatan yang akan dilaksanakan selama tahun 2023 bertujuan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas Program studi.
Dalam Workshop Evaluasi Monitoring dan Penyusunan Rencana Kerja pada Fakultas Syari’ah dan Hukum Tahun 2023, Ketua Prodi S3 Ilmu Syari’ah, Dr. Ali Sodiqin, M.Ag memaparkan sejumlah rencana kerja Prodi yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2023. Workshop ini dilaksanakandi Hotel Adhiwangsa Surakarta pada tanggal 2-5 Februari 2023. Di hadapan Pimpin Fakultas, Pimpinan Prodi, Pimpinan Tenaga Kependidikan, Dr. Ali Sodiqin memaparkan tiga jenis kegiatan Prodi S3 Ilmu Syari’ah di tahun 2023, yaitu:
- Kegiatan Pengembangan Akademik. Kegiatan ini ditujukan untuk mengembangkan sekaligus meningkatkan kualitas akademik Prodi S3 Ilmu Syari’ah. Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan adalah:Review Kurikulum, Colloqium Ilmu Syari’ah dan Pembentukan Asosiasi Prodi Doktor Ilmu Syari’ah se Indonesia, Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Riset, serta kerjasama dengan berbagai pihak.
- Kegiatan Peningkatan Mutu Lulusan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa Prodi S3 Ilmu Syari’ah terutama dalam riset. Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan adalah: Orientasi Akademik bagi Mahasiswa Baru, Klinik Metodologi dan Penguatan Riset, Peningkatan Publikasi Jurnal, Graduate Forum, Public Lecture, serta monitoring penulisan disertasi mahasiswa.
- Kegiatan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kegiatan ini dilaksanakan berkoordinasi dengan Fakultas. Beberapa kegiatan yang termasuk dalam kategori ini adalah: Peningkatan Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi, dan Presentasi Dosen di International Conference.