Benchmarking Pengelolaan Prodi Doktor ke Pascasarjana UMM

BENCHMARKING PENGELOLAAN PRODI DOKTOR KE PASCASARJANA UMM

Benchmarking adalah kegiatan untuk mengenal dan mengevaluasi proses ataupun produk saat ini sehingga menemukan cara-cara atau praktik terbaik untuk meningkatkan proses maupun kualitas produk. Dengan kata lain, benchmarking adalah proses mengidentifikasikan best practice terhadap suatu produk/jasa dan proses produksinya hingga produk tersebut dikonsumsi.Melalui kegiatan benchmarking dapat diperoleh gambaran yang diperlukan untuk membantu manajemen dalam memahami proses dan produknya, dengan cara membandingkan dengan lembaga sejenis maupun dengan lembaga lain.

Dalam pengelolaan Program Studi, benchmarking sangat dibutuhkan dan termasuk dalam kriteria yang harus dipenuhi dalam akreditasi. Benchmarking dapat dilaksanakan secara internal maupun eksternal. Melalui benchmarking dapat dirumuskan tolok ukur atau standar mutu yang dapat diterapkan bagi peningkatan mutu pengelolaan program studi. Atas dasar argument inilah, Prodi Doktor Ilmu Syari’ah, Fakultas Syariah dan Hukum melaksanakan kegiatan benchmark eksternal. Dengan difasilitasi oleh Kantor Admisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prodi Doktor Ilmu Syari’ah bersama dengan Prodi Magister dan Doktor di lingkungan UIN Sunan Kalijaga melaksanakan kegiatan benchmark ke Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 26 Oktober 2022, mulai pukul 09.00 – 12.00.

Rombongan tim Admisi UIN Sunan Kalijaga diterima oleh pimpinan Pascasarjana UMM di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Pascasarjana UMM. Para pimpinan yang hadir antara lain: Dr. Wahyudi, M.Si (Wakil Direktur 2), Dr. Abdul Haris, M.A (Ketua Prodi S2 dan S3 Pendidikan Agama Islam), dan Dr. Nurul Humaidi (Dosen Pascasarjana UMM). Dalam sambutannya, Dr. Wahyudi menjelaskan tentang pengelolaan prodi S2 dan S3 di Direktorat Pascasarjana UMM. Saat ini Pascasarjana UMM memiliki 12 Prodi S2 dan 3 Prodi S3. Untuk Prodi Magister dan Doktor yang sama, maka hanya ada satu Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi, sedangkan untuk Prodi Magister yang belum ada Doktornya, maka pengelolaannya dibawah Ketua Prodi saja tanpa ada Sekretaris Prodi. Dasar penentuan struktur ini adalah efisiensi, karena jumlah mahasiswa di program magister dan doktor tidak sebanyak di program sarjana.

Dalam aspek Sumber Daya Manusia, dosen yang mengajar di UMM terdiri dari tiga kategori, yaitu Dosen ASN, Dosen Yayasan, dan Dosen Profesi. Penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan dua kali dalam satu tahun. Dalam bidang akademik dilaksanakan program visiting professor, dengan mendatangkan professor dari luar negeri. Dalam bidang penelitian, terdapat dua skema pembiayaan penelitian, yaitu pembiayaan dari lembaga penelitian universitas dan pembiayaan dari pascasarjana. Setiap Prodi memiliki center of excellence yang menjadi focus pengembangan keilmuannya.

Kurikulum di Prodi S2 dan S3 hanya memberikan perkuliahan di kelas selama dua semester, yaitu di semester 1 dan 2. Di semester 3, mahasiswa sudah menulis tugas akhir. Pada akhir semester 2, mahasiswa sudah mendapatkan pembimbing tugas akhir. Untuk menjamin kelulusan tepat waktu menyelenggarakan kelas proposal (bagi mahasiswa S2 semester 1), kelas pra proposal (bagi mahasiswa S3 semester 1) serta kelas proposal (bagi mahasiswa S3 semester 2). Kelas tersebut bernilai 0 SKS dan wajib diikuti oleh mahasiswa dengan durasi perkuliahan 16 kali. Program pascasarjana juga melaksanakan coaching clinic atau kelas bimbingan bagi mahasiswa yang menulis tugas akhir. Untuk mempertemukan mahasiswa dan pembimbing, pascasarjana menyelenggarakan kegiatan booth camp.

Pascasarjana UMM juga memiliki program yang berkaitan dengan penulisan jurnal ilmiah internasional, melalui pelatihan penulisankarya ilmiah. Pihak pascasarjana juga memiliki kebijakan konversi artikelke disertasi. Bagi mahasiswa yang sudah memiliki publikasi 3 artikel pada jurnal internasional bereputasi, maka dia tidak diwajibkan menulis disertasi. Ujian tugas akhrinya adalah berkaitan dengan artikel yang dipublikasikannya.

Berita Terkait

Berita Terpopuler